Break down
I can see you're upset,
So high.
But I couldn't help it.
I wish I could just forget you.
Up now,
Heart beats racing.
One touch,
Now I'm faking.
This time, there's no escaping you

Where's My Angel
Go on and take my life.
Where's my angel'
I need someone here tonight.
Where's my angel'
Go on and take my life.
Where's my angel
I need someone here tonight.

You say you want it,
You love me then thought it.
You're breaking my heart
& you're taking me down

-metro station-

Minggu, 26 Juli 2009

Mengingat mu,Dad...

Tuhan..
Detak-detak tasbih mengalun dari tangan ini,mengucap Shalawat dan Salam padaMU dan Nabi akhir zaman.
Sejenak teringat kembali dengan sosok seorang lelaki yg berjasa di hidup ku,sosok yg selamanya ku rindu hadirnya dan ku sayang di sisa hidupku.
Tak kuasa ku tahan air mata karena teringat beliau,teringat kembali pada masa-masa beliau masih ada di tengah-tengah keluarga.
Aku mencoba untuk menghadirkan beliau di lembar-lembar angan ku,menghayalkan beliau sudah bahagia di sana.
Tuhan..
Sungguh aku masih merasa berdosa sampai saat ini mengingat segala tingkah laku ku selama beliau masih ada,aku selalu memaksakan kehendakku,selalu mau ini itu,sehingga kadang muncul sikap kekanakkan ku,merajuk dan marah pada beliau karena ingin ku tak terpenuhi.
Sungguh aku menyesal atas waktu yg telah berlalu.
Sekarang aku sadar,keinginanku yg tak beliau penuhi,bukan karena beliau tak mampu untuk memenuhiny,hanya saja untuk memberiku sebuah pelajaran yg berarti dalam hidup.

Karena tidak semua yg kita mau langsung terwujud.
Kita perlu usaha untuk segala sesuatu yg kita ingini.
Beliau adalah sosok yg tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu,sabar dalam menghadapi masyarakat yg kadang menjengkelkan di mataku.
Sosok yg tahu aturan menurut agama.
Sosok yg kadang keras terhadap keluarga,namun kadang juga bisa menjadi sosok penghibur melalui ajakannya yg selalu dadakan untuk mengadakan perjalanan keberbagai wisata alam.
Tuhan..
Aku merindukan perjalan-perjalanan itu bersama beliau,sungguh ku merindukannya sampai kadang menangis di tengah malam ku.
Menangis setelah kepergian beliau kadang menjadi teman dalam mengenang 19 tahun kebelakang ku bersama beliau.
Mengangis tidaklah jelek di mataku,namun wajar untuk ku,karena Rasulullah SAW saja bisa menitikkan air mata nya karena di tinggal oleh putra beliau bersama Maria Al Qibty.
Tuhan..
Sampaikan maaf ku yg terdalam utk beliau,dan salam ku utk beliau dan RasulMU.

Tuhan..
Izinkan ku untuk membahagiakan satu-satunya orang tua yg ku miliki lagi.
Buatlah dia bahagia memiliki aku sebagai anaknya.
Sungguh kadang aku merasa aku belum berbuat apa2 utk beliau yg telah pergi maupun yg masih ada di sisiku sekarang.
Seandainya waktu bisa ku putar kembali,aku kembali ingin menyentuh tangan beliau yg tlah pergi,menciumnya dan meminta ampun atas segala salah-salah yg tlah ku perbuat.
Tuhan..
ENGKAU yg maha membolak balikkan hati,ENGKAU yg menggenggam waktu,maha mengetahui segala sesuatu yg ada di hati-hati hambaMU.
ENGKAU tahu hati ku Ya Allah..
Wallahu'alam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar