Siapa kamu?
Berani beraninya bermimpi, berandai, berharap kepada orang semulia dia.
Siapa kamu?
Kamu bahkan hanya seorang perempuan rendah yg berharap mendapatkan laki laki seagung dia.
Kamu seharusnya sadar, kamu itu bukan siapa siapa.
Bisa apa sih kamu?
Bahkan untuk sekedar 5 Hadist saja kamu tidak memeliharanya dalam dirimu.
Dan perempuan seperti itukah yg akan di inginkan laki laki sepertinya ??
Hanya 1 jawaban untukmu, TIDAK.
Dia orang yg mulia, sifatnya jauh dari tercela, semua terpancar dari pesonanya yg berwibawa, terlihat dari raut mukanya yg bersih bahkan bercahaya karena ilmu agama yg di milikinya.
Dia terlalu mulia untukmu.
Berhentilah mengejar sesuatu yg kamu tau itu tidak akan mungkin.
Kamu hanya perempuan yg selalu berkutat dengan Laptop di hadapan, Buku buku yg bukan buku agama di tangan, Musik musik yg tidak di anjurkan masuk ke telingamu.
Berhentilah berharap untuk mendapatkannya, atau kamu akan terjatuh, hancur berkeping keping mendapati undangan perkawinannya kelak.
Masih banyak perempuan yg lebih pantas untuknya di luar sana, yg setara dengannya, bukan sepertimu.
Jangan menangis untuk ini, karena dia bukan untukmu.
Jangan sakit hati untuk ini, karena dia bukan untukmu.
Jangan memikirkannya lagi, karena dia bukan untukmu.
Jangan `terbang, kalau kau tidak punya sayap`.
From Alea to S.M.A
"Dan di saat pengorbanan ini akan di jalankan, di saat ini lah, detik ini lah, raut wajahnya yg terlupakan, mengembang dengan indahnya, lengkap dengan senyum manis itu, dan lesung pipit itu."
Sabtu, 24 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar