Break down
I can see you're upset,
So high.
But I couldn't help it.
I wish I could just forget you.
Up now,
Heart beats racing.
One touch,
Now I'm faking.
This time, there's no escaping you

Where's My Angel
Go on and take my life.
Where's my angel'
I need someone here tonight.
Where's my angel'
Go on and take my life.
Where's my angel
I need someone here tonight.

You say you want it,
You love me then thought it.
You're breaking my heart
& you're taking me down

-metro station-

Minggu, 20 Juni 2010

A Letter From Me

Di sela sela hiruk pikuk Piala Dunia, dan Keganjilan match Brazil v Pantai Gading tadi subuh, gw tuliskan ini untuk lo yg ada di sana, bukan karen gw merasa sakit, tapi setidaknya surat ini bisa jadi tanda kalau KAU TERNYATA BEGITU.

Well, hi brodar,
Sudah lama gw mengenal lo..
Sejak gw jadi tetangga lo pada kelas 5 SD, dan lo saat itu kelas 2 SMP.
Kita sering 1 angkot untuk berangkat sekolah.
Lo yg saat itu kelas 2 SMP sudah mampu membuat gw anak ingusan, merasa suka terhadap lawan jenis.
Kita beranjak dewasa dengan jalan masing2, 2 tahun terakhir gw di bangku SD, gw menyukai lo, walau gw punya pacar.
Setelah itu, 3 tahun gw masuk Pondok, dan gw tetap dengan rasa suka gw pada lo.
Tanpa kata terucap, tanpa ada kontak terjalin.
Lo mungkin gak tau gw memendam rasa suka gw pada lo sejak duduk di bangku kelas 5 SD, dan gw ga mau ambil pusing, karena gw juga menjalani hari hari gw dengan pacar pacar 'cinta monyet' gw.
Dan pada umur gw yg ke 16 tahun, lo pasti ingat, pada saat itu lah sebuah cerita antara kita di mulai, sms peringatan dari lo yg masih gw inget sampai berumur 21 tahun ini adalah..
"jangan bohong, ntar di jauhin malaikat"
kita menjalani HTS, kadang dekat, kadang saling acuh tak acuh.
Kadang kangen, kadang benci.
Lo selalu mengalah dengan argumentasi gw yg gak jelas, lo selalu tertawa saat gw berbicara, lo bilang gw lucu, lo bilang lo geregetan sama gw, lo bilang lo pengen banget cubit pipi gw, lo bilang lo jengkel dengan jarak yg sangat dekat antara kita, hanya di pisahkan 1 rumah, tapi gak bisa apa apa, lo bilang lo sayang sama gw.
Dan....
Saat Ramadhan 2 tahun lalu, di sanalah puncak kebahagiaan kita,gw harap lo masih ingat.
Gw dan mamah selalu taraweh di mesjid, dan lo jadi imam.
Gw tersenyum dalam sholat gw.
Lo yg nemenin gw sama temen gw saat ada acara di deket rumah MZ (saat itu gw belom dekat dgn MZ), lo selalu menjaga gw.
Dan lo lah orang pertama yg membuat gw tersenyum usai mengucap salam setelah sholat, karena gw berharap lo lah yg jadi imam gw, yg gw cium tangannya usai sholat, tapi itu 2 tahun yg lalu.
Setelah liburan usai, kita kembali berpisah, gw kembali ke pondok gw, dan lo kembali ke pondok lo.
Dan lo lah, lelaki yg menangis saat gw di antar alm.ayah utk pulang ke pondok.
Setelah itu..
Oke, gw akui gw salah, gw mulai tak perhatikan lo lagi, karena saat itu lah gw mengenal MZ Cs, dan si Duren, gw terlalu asik menjalani hubungan pertemanan dgn MZ Cs, sampai MZ menjodohkan gw dgn asistennya tanpa sepengetahuan lo, tapi gw tidak memberikan respon terhadap jodoh jodoh an ala MZ itu, tidak untuk saat itu, karena lo pernah telfon gw suatu malam, dan berkata dgn serius :
"tunggu gw 4 tahun lagi. Tolong jangan ke lain hati, kalau lo ke lain hati, bagaimana gw?"
fine..gw masih bisa menjaga hati gw saat itu.
Tapi....ternyata pada akhirnya, akibat hilang kontak dgn lo, hati gw pun meleleh untuk asisten MZ.
Tapi itu bukan untuk waktu yg lama bersamanya, memang tidak ada jalan bersama asisten MZ, mau bagaimana lagi ?
Dia akan melangsungkan penikahan segera.
Saat itu, lo hadir lagi, lo tetep dgn kebaikan lo.
Dan saking baiknya, bahkan lo gak mengkhabarkan akan segera menikah setelah Ramadhan.
Apa lo ga malu?
Gw dapet khabar lo akan menikah dari mamah gw sendiri kemaren !
Beliau yg memberi tahu gw saat gw duduk main game !
Mata gw kabur dgn air mata.
Gw langsung sms lo, menanyakan khabar itu, lo bales dengan niat ingin menelfon gw, tapi gak gw angkat.
Selanjutnya Lo malah sms gw dgn kata kata yg mencoba membelokkan arah pembicaraan.
Setelah gw bombardir dengan pertanyaan, lo juga gw pojokkan, lo mengaku dgn sms ini :
"gak ada di niatkan, tapi ternyata insya allah habis Ramadhan,kalo ada jodoh"
gw : "gak ada niat? Tapi jodoh sampai. Hebat..ga susah menunggu 4 tahun, beruntung tu cewek Selamat"
lo : "makasih ucapannya, smoga lo dapat yg jauh lebih baik dari apa yg lo harapkan"

dan gw pun banjir, kemaren sore, bukan basah lagi namanya.
Cuma 3 nama yg gw sms.
Dia,dia,dan dia.

Si tulang cantik meng sms gw, setelah gw bilang ini kali ke 2 gw di tinggalin :
"yg dua itu cuma bayangan, insya allah ada saja yg asli"

oke, gw sempat berkabung beberapa jam dan berfikir dan berbicara pada diri sendiri ttg rasa sakit gw.
Tapi setelah online twitshit, dan ber tweet ria dengan @4dize @36rd @86erz sampai subuh, usai match Brazil v P.G , Jujur rasa sakit itu hilang, no more pain, and no more you, brodar.

Gw ga sendiri, walau gw emosian, gw tau gw di cintai oleh teman teman gw, saudara gw, sahabat gw.
Eaaaaaaaaaaa
*nyembeleh tiang listrik*

oke, F... Congrats to you.
U find ur way back to home with another lucky girls.
See ya!
Dadah yu babay.

Jangan telfon2 gw lagi, kecuali lo mau bicara bola, dan gw tau, lo ga maniak bola.



This is the end.....

@ my room, o6:36
goin to my bed, he missed me so much !


CASE CLOSED

2 komentar: