Dia dapat semeses dari mamahnya sore ini !
Setelah meletakkan tas sekolah dan mengganti seragamnya dengan daster hijau muda, dia duduk manis di tengah tengah kamar kost kecil nya, dan membaca isi semesesnya (udah kayak surat aja ye?! ;p )
"di jabal Rahmah mamah berdoa, mudah mudah an rumah tangga seperti Adam dan Siti Hawa
Yusuf dan Zulaiha
Rasulullah dan Sayyidatina Siti Khadijatul Kubra
Ali R.A dan Siti Fathimah Azzahra.
Dia tersenyum membacanya, dan membalasnya dengan sodoran cerita singkat tentang 2 lubang luka yg di torehkan (bukan di TORRESkan) oleh 2 lelaki yg berbeda.
Dia tanpa sengaja membuka lagi tutup peti mati luka itu ketika jempol jempol nya menari indah (kyaaa kyaaa !!) di atas keypad qwerty hitamnya.
Dan terbuka.. Dan teringat.. Dan terkenang.. Dan TIDAK MENANGIS.
Dia berkata pada dirinya, ini bukan saatnya menangis, ini bukan saatnya meratapi peti mati luka itu lagi, mari kita gali lobang yg dalam lagi untuk peti mati luka itu, jangan di buang, karna dia tau ini bagian hidupnya yg akan jadi kenang2an suatu saat nanti.
Gali.. Dan tumpuk peti mati luka itu dengan Jabulani, Jabulani dan 4 Negara yg tersisa di semi final world cup 2010.
Dan dia berhasil (setidaknya kali ini) untuk tidak menangis.
Dia menunggu sms balesan dari mamahnya, tapi tak kunjung datang..
Dia mencoba berfikir dari sudut pandang mamahnya, apa yg sedang di fikirkan mamahnya saat membaca semeses dari putri pertamanya ????
Dan dia gagal, sudut pandang itu di luar kemampuannya..
Selasa, 06 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

like this :P
BalasHapus