*ini sebenernya gw copas dari Notes seorang friendlist dari Banda Aceh.
Tenaaaang, gw udah minta izin ko ;p *
cekidot__________
La Furia Naranja'
By Uroel van Pauh Today at 7:44pm
Bagi anda yang bukan pecinta bola kata-kata diatas mungkin terasa asing atau baru dengar. Begitupun dengan anda penikmat sikulit bundar. Tentu anda bertanya-tanya Bukan kah itu julukan timnas spanyol yang dimodifikasi. Yupz, anda benar. itu merupakan nama lain tim spanyol yaitu la furia Roja (the red Fury). Cuma roja (baca roha) yang berarti merah diganti dengan naranja (naranya) yang berarti oranye. Ini berkaitan dengan final piala Dunia 2010 yang akan di helat di Stadion Soccer City Jo’burg.
Spanyol dengan gaya sepakbola Tiki Taka nya telah menyihir Eropa sejak dua tahun yang lalu. Puncaknya mereka merebut tahta terbaik benua biru pada tahun 2008. mereka menjelma menjadi kekuatan baru eropa menggantikan tim-tim tradisional seperti Jerman, prancis dan Italia. Kekuatan spanyol sebenarnya terletak pada 4 gelandang yang sangat tangguh diposisi masing-masing. Xavi sang jendral lapangan yang biasa beroperasi di 2/3 lapangan lawan. Iniesta yang begitu mobile menggiring bola layaknya seorang pemain sayap (inilah salah satu alas an kenapa spanyol menyimpan jesus navas dan david silva). Selanjutnya ada xabi Alonso, pirlonya spanyol yang kurang fasih dalam bertahan tetapi memiliki umpan-umpan jauh nan akurat. Yang terakhir ada Sergio busquets sebagai gelandang angkut air sejati ditubuh la furia roja. Kemampuan utama Busquets adalah berada di area yang tepat saat lawan membangun serangan dan mematahkannya saat bola masih separuh lapangan.
Belanda yang sekarang jauh dari kesan Totaal Voetbal yang ditemukan oleh seorang jenius Rinus Michel dan sangat fasih diperagakan oleh Johan Cruyff yang menjadikan Belanda sebagai kekuatan utama eropa pada masa itu yang menapaki final Piala Dunia 2 kali berturut-turut pada tahun 1974 dan 1978. sayangnya, mereka dihempaskan oleh Jerman Barat dan Argentina di final.sekarang Belanda bermain simpel dengan mengandalkan kedisiplinan, mental kuat dan tidak memberi kesempatan lawan sehingga selalu bisa meraih kemenangan. Belanda sesungguhnya belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka juga tidak menyajikan sepakbola indah. Bahkan saat tim Oranje secara berturut-turut menaklukkan dua wakil Amerika Selatan, Brasil dan Uruguay, untuk tampil di final Piala Dunia 2010. Kunci kekatan Belanda ada pada kuartet lini depan mereka yang sangat tangguh ditopang Dua jangkar yang siap menghentikan serangan lawan. Kuartet itu di isi oleh: van Persie sebagai Targetman dan dibantu Dua sayap belanda sangat mobile dan aktif menciptakan serangan, ada dirk Kuyt sang Rebound master di sisi kiri dan Arjen Roben maestro gocekan di sisi sebaliknya. Mereka dipandu oleh sang dirigen lapangan Tengah terbaik Liga Champion 2010 dalam diri Wesley Sneijder yang saat ini menjadi pencetak gol terbanyak turnamen bareng David Villa. Belanda juga ditopang oleh dua jang kar pekerja keras. Nigel de Jong sangat hafal mematahkan serangan lawan dari tengah lapangan serta van Bommel yang bertugas mematikan playmaker lawan.
Menariknya kedua tim belum pernah sekalipun keluar sebagai kampiun piala dunia. Prestasi terbaik spanyol hanya finis di posisi ke-empat pada piala Dunia 1950 di brazil yang memakai Format setengah Kompetisi. Final 2010 inilah langkah paling jauh sanyol sejak pertama kali ikut pada tahun 1934. bandingkan dengan Belanda yang menapaki final Ketiganya. Jelas Belanda sangat berpengalaman main di final Walaupun spanyol lebih sering ke Piala Dunia. Belanda 9 kali dan Spanyol 12 kali. Terlepas dari fakta tersebut. Siapapun yang juara. Merekalah tim ke 8 yang pernah menjuarai piala Dunia.
Sabtu, 10 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar