Siapa sangka buku yg sudah 1 bulan lebih gw abaikan karena merasa tidak ada nafsu untuk membacanya, ternyata justru membuat gw memutar kembali ingatan ingatan masa lalu gw di Pondok Pesantren Putri Ibnu Mas'ud.
Ya.... Buku Negeri 5 Menara, membuat gw ingat akan masa lalu gw, suka duka tinggal di PonPes Ib-Ma bersama 7 orang sahabat yg di sebut Antik's..
Setelah 6 tahun duduk di bangku SD Putri, gw memutuskan sendiri untuk masuk ma'had (pondok) di kota tetangga.
Satu satunya murid dari SD Putri yg memilih tidak mendaftar di Tsanawiyah atau SMA.
Masih teringat rasanya sampai saat ini, hari hari pertama di Ma'had, gw menempati Hujratul Khadijah (kamar -yg namanya- Khadijah) bersama santriwati baru lainnya.
Excited.... Merasa bangga bakal hidup jauh dari orang tua (walau sebenernya jarak Ma'had - Rumah gw cuma 12 kilo, hahaha).
Gw juga kembali teringat dengan 'angker' nya kakak kelas 5 yg menjabat sebagai Bagian Keamanan, Bagian Pendidikan, dan Bagian Bahasa.
3 Bagian utama dari penegak hukum Ma'had.
Si kembar Laela / Laely Asyura, Vinny Yulistina, Nur Hikmah, Hikma Ellya, Siti Nurul Iftiniyah, dan S.M.A gw sendiri tergabung dalam kelompok yg di beri nama Antik's oleh sang idealisme, Hikma Ellya.
Ella, Elly, Vinny, Hikmah, Aya, sering banget masuk Bag.keamanan karena sering keluar Ma'had tanpa izin, gw nggak ikut karena memang gw takut, gw lebih memilih di cap cupu dari pada ikut mereka kabur.
Sialnya gw tu sering masuk bag.bahasa gara gara melanggar peraturan yg mengharuskan b.arab pada selasa, rabu, kamis, dan b.inggris pada sabtu, ahad, dan senin.
Hukuman yg gw terima pun bermacam macam, dari menjadi jasusah (mata mata) bagi yg memakai bahasa daerah, membersihkan wc, kelas, musalla, kantor, bahkan ngepel lantai (bwahahahahaha).
Bag.pendidikan juga sering gw masuki, gara gara gw telat ke musalla, atau gara gara gw masuk kelas tambahan pada jam 3 - 4 sore pakai celana (seharusnya pakai rok), gara gara telat masuk kelas pagi karena antre mandi, gara gara ketahuan membolos dengan tidur di kamar saat jam belajar, gara gara kerudung gw gak pake bros lah, atau juga gara gara gw ke kelas pake sendal, silly me ! Bwahahahaha
Yg membanggakan adalah pada saat kenaikan kelas, gw dan 5 orang dari Antik's (minus Hikmah) terpilih untuk masuk Kelas 2A, kelas unggulan, yg juga berarti 20 santriwati kelas 2A menjadi ketua tim Pramuka, Mengajarkan Al Qur'an pada santri kelas 1 pada waktu sebelum Magrib, Menjadi Ketua pada Grup Muhadarah (yg sangat tidak gw sukai,bwahahaha).
Jujur saja, acara yg gw kurang sukai pas di Ma'had tu Muhadarah, berdiri di atas podium, berpidato dengan b.indo / b.ingris / b.arab di depan semua santriwati, dan sialnya, kalau lu ketauan mengantuk, lu akan di panggil oleh MC untuk mengambil kesimpulan pidato sebelumnya.
Dan acara yg gw sukai di Ma'had adalah (tentu saja) Pramuka dan Basket (eits..jgn salah, sebenernya dari SD gw udah cinta mate sama Basket).
Gw suka banget kalau Ma'had tu mengadakan perkemahan, 2 kali gw ikut perkemahan, 2 kali jadi ketua, ada seneng dan duka nya, senengnya pas renungan malam, anggota tim gw bangunin tengah malam, seperginya mereka, gw tinggal tidur di kemah,bwahaha
senengnya pas acara api unggung, bermacam macam perlombaan di adakan.
Dan yg lebih menyenangkan.. Karena hari Pramuka itu tgl.14 Agustus, jadi gw ultah pun di adakan di kemah, pada kali pertama gw jadi ketua pramuka, mamah dan ayah dan si Amin (Zahra belom nongol ke dunia) datang mengantarkan 2 kue yg menteganya sukses nempel di muka gw, wkwkwkwk
Dulu, ketika di Ma'had, gw memang tergolong setengah bandel, walau nggak se ekstrim sampai kabur dari Ma'had segala, istilahnya gw cuma bandel dalam lingkungan Ma'had.
Gw pernah memajang poster Westlife di kelas, Gw selalu melapisi celana gw dengan rok saat mau masuk kelas saja, hasilnya celana panjang keluar melebihi rok :p, memakai sendal ke kelas dan menenteng sepatu di tangan, jadi sepatu gw pake saat guru nya ada doang, dan kebandelan lainnya yg nggak bisa gw publish :p
kalau di N5M ada cerita tentang si Alif yg bergadang malam, di ma'had gw juga tentu ada, tapi karena lingkungan ma'had gw tu kecil, gak gede kaya Gontor, kami cukup berjaga jaga di teras Musalla, karena letaknya tepat di tengah tengah, dan pada jam tertentu, baru kami yg bertugas keliling pondok bareng (catet : semua cewek bawa kayu. Bwahahaha).
Pernah pas giliran gw jaga, gw sambil belajar Fisika di teras Musalla, ada cahaya senter dari atas gunung (ma'had gw tu di kelilingi gunung2 kecil dengan pohon2 yg lebat, dan gw pernah beberapa kali mengelilinginya saat wide game, pramuka, atau sekedar iseng nggak ada kerjaan), kami yg piket malam itu sontak kaget, dan khususnya gw merasa gemetar dan takut, setelah kami ikuti cahaya senter yg kadang ada kadang hilang itu, ka Nortie (bag.keamanan) menyorotkan senternya ke atas gunung, dan bertanya
"siapa itu??"
dan ternyata di jawab suara lelaki
"cuma cari jangkrik"
ka Nortie balas berkata
"jangan ganggu kami"
dan tidak ada jawaban dari si lelaki...
Kamis, 27 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar